Assalamualaikumwr.wb. Nama Saya Maimunah Batubara, saya akan menceritakan sebagian pengalaman saya selama berkuliah di Politeknik Negeri Medan, Berawal setelah saya lulus dari SMA HARAPAN 3, saya memilih untuk kuliah di Politeknik Negeri Medan, sebelum saya lulus di Politeknik Negeri Medan , saya memutuskan untuk mengambil Jurusan Teknik Komputer melalui jalur undangan, dan akhirnya keputusan Tipsdan pengalaman mendaftar kuliah di China, persiapan di sekolah, cara mendapatkan beasiswa CGS (China Goverment Scholarship), serta sharing pengalaman ku KUPASTUNTAS CHINESE GOVERNMENT SCHOLARSHIP (CGS)! Beberapa waktu berlalu, aku cari referensi mengenai beasiswa di luar negeri. Ternyata banyak banget beasiswa yang tersedia untuk tingkat S1/S2/S3, baik di benua Asia maupun Eropa. Kuliah di luar negeri, tapi kalian nggak perlu mengeluarkan biaya justru dapat uang jajan. Adabanyak sekali mata kuliah yang ditawarkan dari Jurusan Sastra Tiongkok, seperti Sejarah Budaya Tiongkok klasik, Pengantar Linguistik Mandarin, Budaya Siber Tiongkok, Morfologi Bahasa Mandarin, Fonologi dan Sintaksis Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin Bisnis, Penerjemahan Mandarin-Indonesia, Tata Bahasa, Berbicara, Menulis, Membaca, Menyimak, Pelafalan, Apresiasi Sinema, Pengantar KumpulanMateri Kuliah Berbagai Jurusan - Berbagi Pengetahuan itu Keren - Duniaku - Duniamu Ia yakin bahwa pengalaman komunikasi bersifat kumulatif dan dipengaruhi masa lalu. Ia menyatakan bahwa pengalaman di masa sekarang secara tidak terelakkan akan mempengaruhi masa depan seseorang, sehingga ia menekankan bahwa proses komunikasi Untukinformasi lebih jelas mengenai biaya hidup di Cina bisa dilihat di sini! {hyperlink} 4. Pengalaman kuliah yang khas. Dengan sejarah melebihi 4,000 tahun, Cina telah dikenal sebagai inovator dari berbagai bidang studi, baik itu bisnis, astronomi, seni bela diri, filsafat, matematika, seni, sastra, agama dan masih banyak lagi. PengalamanKuliah di China Gratis dengan Beasiswa CGS (2022) Pengalaman Kuliah Gratis di President University (Beasiswa Full) Cara Apply Visa China Sendiri, Gampang! (Syarat + Biaya) Categories: Living Abroad Tags: China, Kuliah di China. Post navigation. Cara Menghubungkan IG ke FB, Gampang Banget 5 Menit Jadi! Ternyatasaya tetap diterima untuk kuliah di jurusan yang dituju, meskipun harus pakai biaya sendiri. Wah, ternyata harapan untuk kuliah di Swiss belum mati! Untuk tahun ajaran 2011 itu, biaya kuliah S2 di Universitat Bern hanya 600 CHF (sekitar 7 juta Rupiah per semester). JAKARTA- Video TikTok yang menceritakan pengalaman culture shock mahasiswa Indonesia di China sedang menjadi perbincangan. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok bernama @lxwei7, memperlihatkan sang konten kreator mewawancarai empat mahasiswa Indonesia yang kuliah di China. CeritaZakie: Pengalaman Kuliah 2+2 di China; Kata Yustin: "Kuliah di China itu Fun Banget" Dajiahao Sobat Brightstar. Menjelang bulan Ramadan kali ini, kami akan membahas tentang bagaimana para umat muslim di China ketika menyelenggarakan pernikahan. Seperti yang kita ketahui, pernikahan tradisional China erat kaitannya dengan warna Sayadi sana merasakan M2 (master tahun kedua) dengan rincian kuliah di kelas hanya dilaksanakan dalam 1 semester selama 3 bulan (mid September-mid Desember) sebanyak 30 ects, ujian teori akhir di akhir bulan januari selama 1 minggu untuk 10 mata kuliah @1,5 jam, tidak ada quiz ataupun uts. Jurusansastra Cina akan menjadi sebuah peluang untuk kamu sehingga dapat memasuki berbagai macam sektor bisnis. Program studi bahasa dan sastra Cina adalah program studi yang mempelajari tantang berbagai macam budaya, bahasa, dan juga sastra Cina yang ada di dalam masyarakat. Berikut beberapa prospek kerja yang dapat diisi oleh seorang lulusan Tentunya besarnya biaya tersebut akan tergantung dari jurusan dan juga masing-masing universitas. Rata-rata, biaya perkuliahan di China berada pada kisaran RMB (IDR Rp 40.611.719 - IDR 121.835.159,-). Untuk jurusan-jurusan seperti teknik, bisnis, dan juga kedokteran, biaya perkuliahan yang harus kamu keluarkan bisa jadi lebih Olehkarena itu, di manapun universitas di Cina yang kamu pilih, kamu akan mendapatkan pengalaman yang istimewa dan tidak akan pernah terlupakan. Itu dia 4 alasan memilih Cina sebagai negara tujuan kamu setelah lulus SMA. Dengan melakukan persiapan yang matang serta kesungguhan, kuliah di Cina bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga. Hallosemuanya. Nama saya Velysia. Saya akan sharing tentang pengalaman saya kuliah beasiswa S2 di China. Saya mengambil jurusan bernama Enterprise Management di Southwestern University of Finance of Economics yang berlokasi di Chengdu. vrL3JbC. 1. Pendidikan kelas dunia Sebagai tuan rumah bagi 377,054 mahasiswa internasional pada tahun 2014, Cina semakin digemari banyak pelajar dari berbagai belahan dunia. Salah satu sebabnya adalah banyaknya pilihan program kuliah yang disampaikan dalam Bahasa Inggris, serta hubungan kerja sama dengan lebih dari 70 negara untuk memastikan pengakuan internasional dan kualifikasi akademik. Supaya dapat bersaing dengan baik dalam perekonomian global, banyak negara telah menyadari pentingnya mengijinkan pelajar asing untuk berkuliah di univeritas mereka, begitu juga dengan negara Cina. Mereka membangun koneksi yang kuat, terutama dengan universitas-universitas Amerika seperti Stanford University dan New York University, yang telah menarik perhatian Amerika, bahkan diangkat sebagai topik pidato oleh First Lady Amerika, Michelle Obama pada tahun 2014. Selain itu, keterlibatan pemerintah Cinda dalam institusi-institusi pendidikan menjamin standar pendidikan yang tinggi di negara tirai bambu tersebut. Tidak peduli insitusi manapun yang kamu pilih, kamu akan mendapatkan pendidikan yang berkualitas. 2. Kesempatan Karir Cina belakangan ini melebihi Jepang sebagai negara dengan ekonomi global kedua terbesar di dunia. Hal ini secara otomatis berdampak positif pada peluang kerja, termasuk bagi mahasiswa internasional. Akan semakin banyak tersedia lowongan kerja, sehingga mahasiswa internasional lebih berkesempatan untuk bekerja di Cina setelah lulus. Oleh karena itu sangat disarankan, supaya mahasiswa internasional mempelajari bahasa Cina dan mengerti kebudayaan serta kebiasaan Cina supaya peluang untuk diterima bekerja semakin besar. Dengan berkuliah di Cina, kamu berkesempatan untuk mempelajari bahasa dan kebudayaan setempat, dan juga mulai membangun koneksi dan mencari informasi pasaran kerja selagi kuliah. Tertarik? Kamu bisa mulai mencari program-program kuliah yang disampaikan dalam bahasa Inggris di sini! 3. Biaya hidup yang terjangkau Jika dibandingkan dengan Amerika, Inggris, dan Jepang, biaya hidup di Cina sangatlah terjangkau. Satu kali makan kenyang di Cina berkisar antara Rp. 15,000 hingga Rp. 50,000 tergantung jenis makanan yang di pesan. Tentu akan lebih murah jika masak sendiri. Harga makanan juga tergantung lokasi. Untuk biaya transportasi per bulan adalah mulai dari Rp. hingga Rp. tergantung kebutuhan. Biaya hidup standar di Cina untuk per bulan termasuk makan, tinggal, kebutuhan sehari-hari biasanya adalah Rp. 4,1 juta berdasarkan kurs April 2016. Akan tetapi biaya hidup tergantung lokasi, gaya hidup dan kebutuhan masing-masing. Untuk informasi lebih jelas mengenai biaya hidup di Cina bisa dilihat di sini! {hyperlink} 4. Pengalaman kuliah yang khas Dengan sejarah melebihi 4,000 tahun, Cina telah dikenal sebagai inovator dari berbagai bidang studi, baik itu bisnis, astronomi, seni bela diri, filsafat, matematika, seni, sastra, agama dan masih banyak lagi. Cina juga merupakan salah satu negara terbesar di dunia. Struktur geografisnya juga sangat bervariasi, mulai dari Pegunungan Himalaya di sebelah barat daya, Gurun Pasir Gobi di Utara, hingga pesisir di timur – yang berarti kamu dapat menjelajahi mulai dari pegunungan hingga pantai. Berpergian di Cina juga sangat praktis dan terjangkau. Kota-kota utama dihubungi oleh jalur kereta. Dimana pun kamu berkuliah di Cina, kamu akan menemukan pengalaman yang bermakna dan merubah hidupmu! Kondisi ruang kuliah di China Karena cukup banyak yang penasaran dengan kehidupan perkuliahan di China, pada postingan kali ini gw akan share sedikit mengenai pengalaman gw selama studi di sini. Dan harus diingat, bahwa yang gw share di sini adalah berdasarkan pengalaman gw pribadi, jadi di universitas lainnya belum tentu sama dengan pengalaman gw. Selain itu, beda jurusan juga metode belajarnya bisa berbeda. Karena gw jurusan psikologi, yang merupakan ilmu sosial, jadi kegiatan-kegiatan seperti diskusi kelompok, presentasi, dan membuat makalah adalah hal yang umum. Jurusan komputer misalnya, tugas bisa saja banyak yang berkaitan dengan matematika, membuat program, dst. 1. Sistem Belajar Pertanyaan yang sering banget gw temui adalah mengenai sistem belajar di China. “Apakah sama dengan di Indo?”. Menurut gw pribadi nggak ada yang beda banget sama di Indo. Kurang lebih kek gini Cara ngajarnya seperti biasa, dosen ceramah panjang lebar, murid ndengerin. Tugas diskusi kelompok, presentasi, makalah/laporan Ujian bisa berupa ngumpulin tugas atau ujian di kelas seperti biasa Perbedaannya dengan waktu gw kuliah di Indo juga ada sih, misalnya Ada kelas tertentu yang berlangsungnya mungkin cuma beberapa minggu aja, nggak sampe 1 semester. Bingung cara ngitung SKS Satuan Kredit Semester. Entah dihitungnya berdasarkan apa, entah jumlah jam pelajaran kayak di Indo atau yang lain. Tidak selalu ada UTS Ujian Tengah Semester. Gw malah nggak pernah ada UTS. Ada juga dosen yang cuma ngasih satu tugas aja, tanpa ujian apapun. Jadi ya nilai akhir kita bergantung pada tugas itu aja. Tidak semua dosen melakukan absensi. Jadi, mau nggak masuk kelas terus juga bisa 😐 Tugas merangkum buku min. kata 2. Suka Duka Sukanya Dapat teman-teman baru. Fasilitas yang lengkap untuk mendukung kita belajar. Perpustakaannya besarrr 😀 Kebetulan kalau di jurusan gw, mereka sering ngadain semacam seminar gitu, jadi bisa nambah-nambah pengetahuan juga. Dukanya Sekalipun nggak ada ujian, tugasnya… fiuhh~ Tidur cuma beberapa jam doang sudah biasa hahaha. Belajar berjam-jam dapatnya dikit. Karena harus translate dari bahasa Mandarin. Ya.. faktor bahasa intinya. Atau kalau kerja tugas harusnya 2-3 jam selesai, gara-gara masalah bahasa, bisa 5 jam atau seharian baru selesai 😐 Sering juga nggak ngerti dosen ngomong apa. 3. Pertanyaan Lainnya Kalau kuliah di China, kelasnya digabung sama murid lokal atau murid internasional? Tergantung kebijakan universitas dan jurusan yang diambil. Jika universitas menyediakan kelas khusus untuk murid internasional, berarti nanti teman-temannya juga murid internasional. Dosennya ngajarnya pakai bahasa apa ya? Menggunakan bahasa Mandarin. Kecuali jika kelas internasional, maka akan menggunakan bahasa Inggris. Buku-buku pelajaran menggunakan bahasa apa ya? Hal ini tergantung dosen. Kadang dosen akan merekomendasikan buku berbahasa Mandarin, kadang juga yang berbahasa Inggris. Kalau kerja tugas skripsi/tesis atau presentasi boleh pakai bahasa Inggris? Mengenai hal ini, juga tergantung kebijakan dosen. Tidak sedikit dosen yang mengizinkan kita untuk menggunakan bahasa Inggris dalam mengerjakan tugas. Tugas-tugasnya apa saja ya? Tergantung universitas, jurusan, dan dosen tentunya. Kalau gw pribadi, karena jurusan gw psikologi, jadi tugas-tugasnya lebih sering seperti membuat penelitian/makalah dan presentasi. Well, itulah sekilas mengenai pengalaman gw kuliah di China. Semoga bisa membantu menjawab rasa penasaran teman-teman tentang perkuliahan di China ❤ Pengalaman kuliah di China sering banyak dicari oleh calon mahasiswa terutama yang masih ragu dengan keputusan apakah jadi kuliah di China atau tidak. Nah jika Anda juga masih ragu, maka bisa langsung membaca penjelasan kami di artikel ini mengenai fakta tentang pengalaman kuliah para lulusan selama di Beasiswa dari PemerintahFakta pertama mengenai pengalaman kuliah di China adalah tersedia banyak sekali beasiswa yang berasal dari pemerintah. Mengapa demikian, sebab China dikenal sebagai salah satu negara yang cukup progresif dan aktif dalam hal mendatangkan mahasiswa internasional yang masuk melalui jalur menariknya lagi, negara China menawarkan banyak beasiswa yang tentunya dapat diikuti oleh lulusan SMA sederajat hingga S2, loh. Beasiswa dari pemerintah China juga memberikan banyak keuntungan, yaitu akomodasi, mendapatkan uang saku, serta bebas biaya halnya dengan jenis-jenis beasiswa di negara lain, untuk mendapatkan beasiswa dari pemerintah China Anda harus melalui persaingan yang sangat ketat serta harus memenuhi semua persayaratan yang telak di tentukan. Sedaangka untuk tesnya bisanya dilakukan dengan banyak tahap. Belum lagi Anda harus benar-benar setuju datang ke China di waktu-waktu mendadak untuk melakukan tahap tes seleksi seperyi Inggris Pengantar Program StudiMenurut banyak pengalaman kuliah di China dari para lulusan, mengatakan bahwa tidak semua program studi yang ditawarkan oleh universitas di China menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantarnya. Akan tetapi ada juga program studi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, mengingat di negara China juga terdapat mahasiswa internasional dari berbagai program studi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar sering sekali tidak sevariatif program studi yang menggunakan bahasa Mandarin untuk pengantarnya. Apabila Anda ingin mengambil program studi yang menggunakan bahasa Mandarin, tentu bisa mengikuti program persiapan bahasa terlebih dahulu dalam kurun waktu satu tahun. Nah karena hal inilah dpaat dipastikan durasi studimu di perguruan tinggi akan menjadi lebih alam dibandingkan dengan program studi berbahasa Pendaftaran dan Ujian MasukMenurut banyak lulusan yang memepunyai pengalaman kuliah di China, mengatakan bahwa pendaftaran studi ke negara ini biasanya dimulai dengan pendaftaran berkas sama halnya dengan pendaftaran studi ke negara-negara lain. Bahkan ada beberapa program yang memberikan persyaratan kepada calon mahasiswa untuk mempunyai skor IELTS minimal, telah mengikuti GRE, dan lain sebagainya. untuk hal ini alangkah baiknya jika Anda membaca terlebih dahulu persyaratannya sehingga mempunyai peluang yang lebih Anda ketahui juga bahwa pendaftaran studi ke China biasanya disertai juga dengan ujian masuk universitas dimana ujiannya diadakan secara online, serta soal-soal yang ditampilkan mempunyai tingkat kesulitan tidak terlalu Berbahasa MandarinApabila Anda mengambil program studi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar tentunya Anda akan berada di lingkungan Internasional. Tentu hal ini, akan membuat kemampuan berbahasa Mandarin dalam diri Anda kurang terasah sehingga akan sangat sulit sekali jika berkomunikasi di lingkungan luar kampus ,seperti berbelanja atau melakukan kegiatan penilitian dimana Anda harus terjun langsung ke di kota-kota besar masyarakatnya bisa berbahasa Inggris, tentu bahasa Mandarinlah yang akan digunakan sebagai bahasa komunikasi sehari-sehari. Oleh karena itu, lebih baik jika Anda mempelajari dan mempunyai kemampuan berbahasa Mandarin sebelum memutuskan atau mendaftar kuliah di China agar komunikasi Anda nantinya berjalan Mahasiswa ChinaMenurut banyak pengalaman kuliah di China mengatakan bahwa karakteristik mahasiswa China tidak jauh berbeda dengan pmahasiswa di Jepang dan Korea, dimana pelajar China akan lebih cenderung menghabiskan waktu mereka untuk belajar. Oleh karena itu tak heran jika mahasiswa China mempunyai keunggulan penguasaan di bidang sejarah, matematika, dan geografis. Bahkan di tingkat yang lebih lanjutan biasanya mereka akan menjadi lebih ambisius untuk menciptakan sebuah penelitian dan Anda belajar di China, tentu akan bertemu dengan banyak warga negara asing terutama bagi yang mengambil kelas internasional. Melalui hal ini dijamin Anda akan mempunyai wawasan yang lebih luas mengenai pergaulan internasional dan hal ini bisa Anda manfaatkan untuk membangun relasi yang mungkin dapat berguna ketika Anda mencari pekerjaan di masa Tempat Tinggal, dan Tempat IbadahMenurut banyak mahasiswa dari Indonesia yang mempunyai pengalaman kuliah di China mengatakan bahwa mereka lebih cenderung tinggal di akomodasi yang sudah disediakan oleh universitas. Hal ini tentunya akan lebih praktis dan juga efisien karena rata-rata kampus di China mempunyai fasilitas yang lengkap dan tempat tinggal, makanan sering juga menjadi kekhawatiran mahasiswa dari Indonesia terutama mereka yang beragama Islam. Untuk hal ini, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya lagi sebab di China sudah terdapat banyak restoran khusus untuk mahasiswa agama Islam, dimana hidangannya sudah dijamin seratus persen khalal Anda ketahui, walaupun masyarakat China banyak yang tidak menganut agama khusus ternya ada banyak sekali tempat ibadah yang disediakan seperti masjid, gereja atau tempat ibadah lain yang akan Anda temui di berbagai kota. Jadi Anda bisa nyaman kuliah di China tanpa memikirkan hal tersebut lagi, itulah informasi singkat mengenai pengalaman kuliah di China yang dapat kami sampaikan dan semoga Anda semakin yakin dengan keputusan untuk kuliah di sini. Apabila ingin mendapatkan informasi mengenai pengalaman kuliah di negara lain bisa langsung cek di CETTA – Menimba ilmu di luar negeri menarik untuk dicoba, untukmu yang tertarik dengan bahasa Mandarin mungkin bisa dicoba untuk kuliah di Cetta Mandarin, Felix Julius, membagikan pengalamannya kuliah di Felix sekarang sedang menempuh semester 6 di Anhui University dengan jurusan International Trade and kuliah di ChinaPengalaman Laoshi Felix berkuliah di ChinaTips dari Laoshi Felix untuk kamu yang tertarik kuliah di China1. Rajin Menulis2. Jangan di rumah saja dan perbanyak komunikasi dengan orang China3. Jangan takut ngomongKetertarikan kuliah di ChinaLaoshi Felix mengungkap bahwa ia tertarik berkuliah di China karena kokonya kakak laki-laki yang berkuliah di Universitas dan jurusan yang dari Beijing Language & Culture Institute, Anhui University memiliki program 1 tahun belajar bahasa dan 3 tahun berkata, “Yang bikin tertarik ya itu kuliah 1 + 3, jadi cuma 4 tahun udah selesai kuliah.”Selain itu, ia menjelaskan bahwa berkuliah di China menarik karena mendapat pengalaman di luar negeri dan kesukaannya belajar bahasa Mandarin sejak informasi juga mengenai beasiswa di jurusan dan universitas tersebut, yaitu program beasiswa untuk yang mendapat hasil Ujian Standar Bahasa Tionghoa di level HSK 4 dan HSK kabarnya beasiswa tersebut sedang ditiadakan karena Cinta Bahasa Mandarin Ala Cetta Buat Pasangan Kelepek-KelepekPengalaman Laoshi Felix berkuliah di ChinaLaoshi Felix bercerita kalau awalnya ia memakai agen dan di sana ada banyak orang Indonesia yang bergabung berkuliah, ia belum bisa Mandarin secara fasih.“Jadi makanya aku pilih yang 1+3 jadi nggak perlu belajar Mandarin lagi, jadi 4 tahun langsung selesai kuliah, lebih cepat,” jelas Laoshi mengungkap kalau ada belasan orang dari Indonesia di angkatannya yang ke Anhui berkuliah, mahasiswa tinggal di asrama dan memilih teman satu kamarnya Felix bercerita kalau ia telah berkenalan dengan salah satu orang yang akhirnya menjadi teman di belajar di China diawali dengan belajar bahasa selama satu belajarnya dari hari Senin sampai Jumat setiap pukul 8 pagi sampai 12 menjelaskan kalau di daerah lain ada yang lebih full, bahkan sampai jam 5 Laoshi Felix hanya belajar selama 4 jam sehari, sisa waktunya ia gunakan untuk bermain dan mencari teman untuk mengobrol dengan bahasa Mandarin.“Jadi dapat experience juga untuk ngobrol sama orang lain, nggak berdasarkan bahasa formal doang,” juga bercerita kalau awalnya tidak fasih berbahasa Mandarin dan yang membuatnya cepat lancar selain pembelajaran di kelas yaitu sering berkomunikasi dengan orang lain atau memiliki teman Felix juga memberikan tips untuk mencari di PLECO Kamus kalau kebingungan saat dari Laoshi Felix untuk kamu yang tertarik kuliah di China1. Rajin MenulisLaoshi Felix mengungkap kalau dulu ia satu minggu sekali ada ujian dengan sistem guru mendikte ngomong dan murid menulis membuatnya cepat menguasai bahasa Mandarin.“Jadi tiap malam sebelum ujian misalnya ada beberapa kata baru, aku tulis 10x sambil dengerin lagu atau sambil santai. Itu yang bikin aku ingat sama hanzinya,” jelas Laoshi perlu tahu cara pakainya bagaimana, cara menulis, dan Jangan di rumah saja dan perbanyak komunikasi dengan orang ChinaLaoshi Felix memberi tips untuk sering bermain ke luar dan ajak orang China mengungkap kalau orang China sebenarnya agak introvert jadi harus SKSD sok kenal sok dekat, jangan takut kamu keluar cari makan dan ngobrol dengan penjualnya, pasti ditanya-tanya sekalian melatih Jangan takut ngomongSesuai dengan nomor 2, jangan takut berbicara bahasa Mandarin meskipun belum jago.“Kalau ngomong meskipun nadanya jelek, pasti ditanggepin, nggak ada yang ketawain,” ujar Laoshi bercerita kalau dulu nada bicara atau cara ngomong Mandarinnya masih kurang bagus dan tidak pernah ditertawakan oleh orang gimana nih?Tertarik untuk berkuliah di China seperti Laoshi Felix?Yuk, sebelum berangkat ke China, siapkan dulu basic bahasa Mandarinmu dengan mengikuti Cetta bergabung dengan Cetta Online Class!Khusus kamu yang sudah baca artikel ini, kamu bisa pakai kode promo BACACETTASUPDATES dan dapatkan diskon 10% untuk pembelian kelas di Cetta Online Class!Yuk, langsung daftar sekarang!

pengalaman kuliah di china