Sebagaimana dijelaskan Parsudi Suparlan melalui artikel Masyarakat Majemuk dan Perawatannya, dalam Prosiding Simposium Internasional Jurnal Antropologi Indonesia (2000), dalam masyarakat majemuk, posisi etnik-etnik yang ada di dalamnya tidak dalam posisi seimbang. Maka, akan terjadi dominasi kebudayaan mayoritas terhadap kebudayaan yang minoritas.
Alasannya karena dalam sistem demokrasi, masyarakat dan pemerintah mempunyai hak dan kebebasan yang setara dalam suatu negara. 4. Budaya politik masyarakat Indonesia. Itu tadi penjelasan sekilas tentang budaya politik dan tipe-tipenya. Setiap negara punya budaya politik yang berbeda-beda, yang berpengaruh juga pada sistem politik yang berbeda
Kebudayaan dan masyarakat dipandang sebagai sistem. Masing-maing memiliki jangkauan pengertian sendiri-sendiri. Kebudayaan mengacu pada hal-hal yang bersifat abstrak berupa sistem nilai, gagasan, kepercayaan, simbol-simbol, ideologi yang dibayangkan oleh suatu komunitas atau masyarakat tertentu. Komunitas itu
Menurut Almond dan Verba (1984: 24), kebudayaan politik yang ideal adalah adanya keharmonisan antara struktur dan budaya politik. Kebudayaan parokial, subyek, dan partisipan hampir sama dengan struktur politik yang tradisional, otoritarian, dan demokratis. Kebudayaan politik juga bisa berupa bersifat campuran, yaitu kebudayaan subyek parokial
Pembentukan undang-undang ini didasari salah satunya atas kesadaran bahwa untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia, diperlukan langkah strategis berupa upaya pemajuan kebudayaan melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan guna mewujudkan masyarakat indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan
Published in Masyarakat, Kebudayaan dan Politik ISSN 2086-7050 (Print) 2528-6013 (Online) Publisher Universitas Airlangga Country of publisher Indonesia LCC subjects
123 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman . unsur-unsur kebudayaan asing pengetahuan, dan teknologi yang dipercepat, pola dan gaya hidup masyarakat juga berubah
She wrote several articles such as “Lessons Learned from Responsibility to Protect (R2P) in Libya” published in Jurnal Global & Strategis, “Does the rise of China present a threat to the interests of the United States?” published in Jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik. She is currently a lecturer at the Department of International
Get this from a library! Masyarakat, kebudayaan, dan politik.. [Universitas Airlangga. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,;] -- Journal in the field of social sciences, society, culture, and politics. This journal aims to popularize culture and social studies to the community, also to provide an effective learning media to
Kemerdekaan secara politik sebagai pintu awal untuk lebih jauh meraih kemakmuran, kesejahteraan masyarakat dan perkembangan kebudayaan yang kemudian diberi istilah kebudayaan nasional. Dengan demikian jelas bahwa kebangkitan kebangsaan Indonesia atau nasionalisme Indonesia tumbuh seiring dengan, atau sekaligus tumbuh pula kebudayaan nasional
Kebudayaan selama masa tiga dasawarsa lebih (Zakaria, 2000). yang dimiliki kelompok etnik menjadi pedoman Dalam ruang politik yang semakin terbuka ini, kehidupan mereka dan atribut-atribut budaya yang masyarakat di daerah (indigenous people) menggali ada, seperti adat-istiadat, tradisi, bahasa, kesenian, kembali potensi-potensi kelembagaan
Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) No 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) UU No 13 Tahun 2006 Tentang Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)
Dengan mengambil latar belakang kebudayaan masyarakat Madura, pelbagai tema diangkat oleh para penulis buku ini: konsep oreng seppo dalam penyelesaian sengketa harta keluarga, peran blater atau preman di Madura, budaya alusmin atau ngopi di warung kopi di Madura, konsep taretan dhibik atau saudara sendiri, bhigel atau begal Madura, dan masih
Wujud dan Komponen Budaya. Menurut Koentjaraningrat (2000), budaya terdiri dari tiga wujud, yaitu sebagai berikut: a. Gagasan. Gagasan merupakan wujud ideal kebudayaan yang berbentuk dari kumpulan ide-ide, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh.
pandangan politik, seperti norma-norma, pola- pola orientasi terhadap politik dan pandangan hidup pada umumnya. Pada masyarakat politik melekat budaya-budaya politik yang berbeda satu dengan yang lainnya. Budaya politik dalam suatu negara terbagi berdasarkan 2 golongan, yakni masyarakat jelata dan elit politik.
Bonr5.
masyarakat kebudayaan dan politik